9 Skill dan Sifat untuk menjadi seorang Chef Handal

Dunia bisnis memang menjadi salah satu pekerjaan yang sangat sangat digemari akhir-akhir ini, peluang untuk sukses sangat terbuka lebar dalam dunia bisnis seperti contohnya dunia bisnis dalam bidang kuliner.

Tentu saja ini akan menjadi pekerjaan yang sangat didambakan. bagaimana tidak? kuliner akan terus berjalan lancar karena makan dan minum seseorang tidak akan berhenti.

Begitupun menjadi seorang chef sangat dibutuhkan untuk sebuah restaurant ataupun hotel-hotel. jika kamu sembarangan, bisa bisa masakanmu tak lezat di lidah. Buruknya lagi, kamu harus mengulang dari awal agar masakan bisa dimakan. 

Jangan takut, jadikan dapur sebagai istanamu. Agar nyaman didapur, deretan skill ini harus kamu miliki. Nahm skill dan sifat apa saja yang harus dimiliki untuk menjadi seorang chef handal? 

Yuk simak dibawah ini :

1. Sifat kerja keras

Hal utama yang harus dimiliki seseorang dalam menjalankan sebuah proses dan bekerja adalah kerja keras. Sebagai pemilik usaha juga pastinya melihat dari seberapa besar kerja keras yang dimiliki seseorang yang akan tergabung di adlam dunia bisnisnya. Selain itu, sifat kerja keras juga dibutuhkan untuk seseorang dalam menempuh pendidikan menjadi seorang Chef. 

Memang terlihat seperti sangat mudah, hanya menentukan menu masak dan memasak seperti biasa. Namun, ketike memilih belajar untuk menjadi seorang chef pasti akan dituntut untuk memiliki jiwa-jiwa kerja keras. Mulai dari belajar bahan dasar masakan hingga mampu mengetahui macam-macamm peralatan memasak serta jenis-jenis masakan yang ada di dunia.

Pastinya, masakan dibelahan dunia tidaklah sama. Satu negara dengan negara yang lain memiliki cita rasa dan khas makanan masing-masing. Ketelitian dan keterampilan dalam mengembangkan menu dengan yang lainnya harus dikuasai. Dengan tujuan akhir, masakan dapat diterima di lidah konsumen dengan rasa yang memuaskan.

2. Disiplin dan Pandai

Menamakan sikap disiplin memang harus dimiliki dalam diri seseorang. Jika sikap ini sudah tertanam dan diterapkan dalam menjalankan kegiatan maka kamu adalah satu individu yang dapat dikatakan mempunyai kepribadian baik.

Selain disiplin, kamu harus pandai dalam mengatur waktu dalam hal apapun. Jika dikatikan dengan pekerjaan chef yang nantinya akan terjun di ruang dapur maka hasur ulet dan mampu memahami waktu dimana saatnya proses ini dan proses itu.

Jika tidak dapat mengatur waktu dengan baik dapat dipastikan pekerjaan tidak akan selesai dengan tepat waktu dan pastinya dengan hasil makanan yang kurang maksiman. Terapkan sikap disiplin maka kesuksesan pasti akan datang menjemput.

3. Sabar mengenyam Pendidikan

Untuk menemukan profesi dengan posisi yang nyaman memang dibutuhkan pendidikan yang tinggi. Sebagai contoh mengenyam pendidikan untuk menjadi seorang chef perlu dibutuhkan waktu 10 sampai 15 tahun.

Pembelajaran untuk membuat menu ditekankan dalam pembelajaran di kelas. Metode praktikum sebagai point utama dalam pendidikan menjadi seorang chef.

Biasanya ketika chef mulai merintis karir dari proses training hingga menjadi profesional hal-hal yang dipelajari adalah seperti teknik memasak. Managing, costing, dan masih banyak lagi.

Untuk menjadi chef yang profesional dibutuhkan ketelatenan dengan menjadi chef tingkat bawah selama dua tahun. Menjadi cook helper dengan tugas membantu memotong makanan kemudian tingkat selainjutnya adalah juru masak senior, sous chef, head chef, kemudian menjdai executive chef.

4. Menikmati Waktu Kerja

Ketika menjadi seorang chef, seperti halnya seorang dokter. Waktu bekerja sangatlah padat bahkan untuk hari libur sekalipun. mengapa demikian? karena hari libur banyak orang ingin keluar makan di restoran bersama keluarga. 

Tidak mungkin juga sebuah restoran akan tutup pada hari libur yang notabene akan ramai pembeli yang akan datang untuk makan di restoran. Jadi, untuk menjadi seorang chef harus siap untuk jadwal padat kerja.

5. Multitalent

Benefit yang akan kamu terima saat belajar untuk menjadi seorang chef adalah kamu akan menjadi seseorang yang multitalent. 

Didalam proses belajar pastinya dijelaskan bagaimana teknik memasak yang baik dan benar, pengenalan menu, dan hal lainnya. Akan tetapi, ternyata ada hal lain yang tak terasa akan paham dengan sesuatu yang sangat mahal itu. Hal itu adalah mengenai gizi dalam makanan.

Secara langsung kamu juga akan memahami nilai-nilai gizi didalam makanan tersebut, baik tidaknya makanan untuk dikonsumsi, dan bagaimana cara membuat makanan yang bergizi dengan tampilan menarik serta kebersihan yang selalu terjaga disetiap produk makanan diolah.

6. Kreativitas

Bekerja di bidang kuliner sangat membutuhkan skill kreativitas karena dapat menunjang pekerjaan. Misalnya, profesi sebagai seorang chef pastinya dituntut untuk bisa selalu kreatif dalam membuat invonasi, inovasi menu makanan terbaru. Pasalnya, semakin banyak menu makanan yang tercipta dan memiliki cita rasa yang menarik, tentu akan semakin mengundang banyak pelanggan. 

Itulah mengapa, seorang chef harus selalu mampu berpikir kreatif untuk menghasilkan menu makanan baru atau menyempurnakan resep lama sehingga bisa menjadi lebih menarik.

7. Kepemimpinan

Skill leaderhsip atau kepemimpinan pastinya sudah tidak asing bagimu, kan? memang skill yang satu ini dibutuhkan di setiap bidang pekerjaan. Jadi, buat kamu yang tertarik mencoba karir di bidang kuliner maka harus tetap menguasai skill pekerjaan satu ini.

Di industri kuliner, seorang food and beverage manager adalah kepemimpinan yang bertugas mengawasi setiap staf agar bisa bekerja dengan maksimal. mulai dari standar dan metode memasak bagi staff di dapur hingga memberikan standar bagi pelayanan saat menyajikan makanan. 

Tanpa skill leadership tentu saja tugas tersebut akan sulit dilakukan. Bahkan, proses kerja staf yang ada didapur dan resotran akan berantakan. Bagi head chef tentunya juga membutuhkan skill leaderhsip ini agar bisa memimpin para junior chef yang ada di dapur.

Jadi, memang skill leadership sangatlah dibutuhkan oleh setiap profesi yang ada di bidang kuliner.

8. Perhatian terhadap Detail

Bagi seseorang yang tidak bisa memperhatikan detail dan jauh dari kata ulet kemungkinan besar akan cukup untuk bekerja di bidang yang satu ini. Mulai dari chef, patissier, dan food stylist pastinya seorang chef akan kesulitan untuk membuat makanan yang sesuai dengan takaran.

Pasalnya, tanpa pengukuran yang tepat bisa menyebabkan makanan yang dibuat tidak akan memiliki cita rasa yang diinginkan. Selain itu, profesi food stylist juga memerlukan keterampilan yang satu ini pada saat menyajikan makanan. Ia harus bisa memerhatikan detail dari setiap elemen makanan sehingga mampu menciptakan tampilan hidangan yang lebih estetik.

9. Komunikasi

Komunikasi memang terbukti menjadi satu skill yang paling penting serta dibutuhkan oleh setiap karyawan. Skill pekerjaan yang satu ini rupanya juga sangat dibutuhkan dalam bidan kuliner lho.

Bayangkan saja jika seorang chef tidak mampu berkomunikasi dengan baik. Pastinya ia akan kesulitan untuk memberikan briefing kepada staf dapur saat mengolah.

Tanpa kemampuan komunikasi yang mempuni akan tentu akan kesulitan saat harus berhadapan dengan pelanggan yang kesal, bukan?

Itulah mengapa skill komunikasi harus dimiliki oleh setiap karyawan termasuk yang bergelur di bidang kuliner

Itulah 9 tips skill dan sifat untuk menjadi seorang Chef handal

Sumber : 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *